Connect
To Top

Tiga Terdakwa Kasus Jual Beli Sisik Trenggiling Divonis Dibawah 1 Tahun Penjara

Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi.

Ulumasen.com – Tiga terdakwa kasus jula beli sisik trenggiling jalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Banda Aceh, ketiganya dinyatakan terbukti bersalah secara sah oleh Majelis Hakim yang diketuai oleh Juandra SH didampingi dua hakim anggota Nanik SH dan Sadri SH, Rabu (12/04/2019).

Sidang digelar secara terpisah dalam dua berkas berbeda yang sebelumnya ketiga terdakwa ditntut masing-masing 1 tahun Penjara dan denda 2 Juta atau subside 2 Bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maulidar S.HI, SH dan Fitriani SH.

Tiga Terdakwa Kasus Jual Beli Sisik Trenggiling Dituntut 1 Tahun Penjara

Dalam agenda pembacaan putusan atau vonis, berkas putusan yang dibacakan oleh ketua Majelis Hakim Juandra SH menyatakan Fauzul terbukti bersalah secara sah karena mendukung tindak kriminal yaitu perdagangan atau jula-beli satwa dilindungi berupa sisik trenggiling seberat 6,3 Kg, Majelis Hakim memutuskan Fauzaul dengan hukuman 6 Bulan Penjara dan denda 1 Juta Rupiah atau sibsider 1 Bulan kurungan.

Sementara dua orang terdakwa lainnya yaitu Khairul Furqan dan Ahmad Zaini yang disidangkan dalam berkas perkara yang sama, Majelis Hakim juga menyatakan keduanya bersalah secara sah memperdagangkan satwa dilindungi atau bagian, potongan tubuh satwa berupa sisik trenggiling seberat 6,3 Kg. Majelis Hakim. Majelis Hakim memvonis Khairul Furqan dan Ahmad Zaini masing masing 8 Bulan Penjara dan denda 1 Juta Rupiah atau subsider 1 Bulan kurungan.

Dalam amar putusan, terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi. Sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Atas putusan tersebut Ahmad Zaini menerima putusan hakim, sementara Khairul Furqan yang didamping oleh dua orang penasehat hukum menyatakan piker-pikir atas putusan Majelis hakim.

Sementara, usai persidangan kepada awak media Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maulidar S.HI, SH menyatakan pikir-pikir untuk ditela’ah kembali dalam kurun waktu 7 hari atas putusan Majelis hakim.

“Kami JPU belum menyatakan terima dan tidak tirima terhadap ke tiga putusan itu, kami hanya nyatakan pikir-pikir dalam waktu 7 hari”. ujarnya singkat,(TM).

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita