Connect
To Top

Siswa SMK Mane Tanam Meudang Jeumpa, Mukim Lutueng: Titipkan Pohon Kepada Generasi Selanjutnya

“Tolong titipkan pohon yang telah kalian tanam hari ini kepada adik-adik kalian untuk menjaga dan merawatnya”

Ulumasen.com – Pohon Meudang Jeumpa (Mognallia Montana),  termasuk kayu keras yang memiliki kualitas sangat baik  dan memiliki nilai historis dalam masyarakat Aceh, bagaimana tidak, pohon meudang jeumpa salah satu kayu yang digunakan untuk kontruksi rumah adat Aceh. Kayu meudang Jeumpa digunakan dalam kontruksi rumah Adat Aceh di Peulangan atau tempat bertumpu dinding dalam interior rumah adat Aceh, Sabtu (14/12/2019)

Tak semua orang mengetahui tentang meudang jeumpa, apalagi generasi saat ini yang memang tak pernah mendengar kata meudang juempa, hal tersebut desebabkan pohon meudang jeumpa mulai langka dan hampir tidak ditemukan lagi diperkampungan di Aceh

Baca: Merawat Meudang Jeumpa dari Kepunahan

Untuk mempertahankan keberadaan Pohon Muedang Jeumpa, selain melakukan pembibitan di Nursery miliknya di Desa Turue Cut, Kemacamatan Mane, Pidie, Mukim Luteung Sulaiman juga melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah di Kecamatan Mane untuk mengenalkan kembali kepada siswa tentang meudang jeumpa pada kamis 12 Desember 2019.

Mukim Lutueng, Sulaiman sedang memberikan edukasi tentang Meudang Jeumpa kepada Siswa SMK Negeri Mane | Pohot ulumasen.com

Salah satu Sekolah yang dikunjungi Mukim Lutueng adalah SMK Negeri Mane, Selain mengenalkan meudang jeumpa kepada siswa, mukim Lutueng juga memberikan beberapa bibit pohon meudang jeumpa kepada siswa untuk ditanam dipekarangan Sekolah.

Salah seorang siswa SMK Negeri Mane, Rauzatul Sinar mengakui, sebelumnya tidak mengetahui tentang pohon meudang jeumpa, dengan adanya kegiatan edukasi seperti ini akan penambah pengetahuan tentang lingkungan, apalagi pohon meudang jeumpa memiliki nilai historis di Aceh.

“Saya merasa senang dengan kegiatan edukasi lingkungan seperti ini, dengan kegiatan seperti ini bisa meningkatkan kesadaran kami tentang betapa pentingnya dalam menjaga lingkungan, jika tidak kita jaga satu persatu pohon akan punah, seperti meudang jeumpa yang mulai langka”, ujar Rauzatul Sinar.

Selain itu salah seorang guru SMK Negeri Mane Bustamin, sangat mendukung dan menyambut gembira kegiatan pengenalan pohon meudang jeumpa dan penanaman pohon di SMK Mane, dengan kegiatan seperti ini siswa bisa meningkatkan kesadaran lingkungan sehingga menjadi pelajaran budaya menanam khususnya bagi siswa SMK Mane dan seluruh masyarakat pada umumnya.

Pada kesempatan tersebut Bustamin berharap dengan adanya budaya menanam khususnya di SMK Mane menjadi daya tarik siswa tingkat SMP untuk melanjutkan pendidikan lanjutan ke SMK Mane.

Salah Seorang Siswa SMK Negeri Mane Sedang Menanam Pohon Meudang Jeumpa di pekarangan Sekolahnya | Photo ulumasen.com

Sementara itu, Mukim Lutueng Sulaiman dihadapan siswa SMK Mane berpesan, untuk menitipkan pohon yang ditanam oleh siswa SMK Mane kepada adik letingnya nanti untuk menjaga dan merawatnya saat siswa meninggalkan SMK Mane atau tamat nantinya, karena pohon yang ditanam hari ini akan dinikmati oleh generasi selanjutnya dan menjadi sebuah warisan bagi anak cucu kita nanti.

“Saat kalian tamat di sekolah ini nanti, tolong titipkan pohon yang telah kalian tanam hari ini kepada adik-adik kalian untuk menjaga dan merawatnya dan jangan lupa kalian berpesan kepada adik-adik kalian, bahwa pohon yang kalian tanam harus dititipkan ke generasi selanjutnya siswa SMK Mane”, Ujar sulaiman didepan siswa SMK Mane.

Sulaiman juga berharap kepada siswa SMK Mane agar membuyadayakan menanam dimana saja, baik dirumah maupun dilingkungan tempat tinggalnya dan mengajak siswa untuk menjaga alam dan lingkungan demi kelestarian, (TM).

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Berita