Connect
To Top

Sekilas Ulu Masen dan Salam Pembuka

Dalam sebuah sumber sejarah meyebutkan penamaan kawasan hutan ulu masen diputuskan dalam pertemuan sebuah komunitas yang diwakili oleh Imum mukim Kabupaten Aceh Jaya pada 2003 di Muelaboh dan Banda Aceh.

Ulu masen di ambil dari sebuah nama gunung yang berada di Sampoiniet, Aceh Jaya. Ulu masen dianggap mampu mewakili satu kawasan ekosistem hutan di utara Aceh.

Ulu Masen merupakan kawasan hutan yang terdiri dari hutan dartan rendah dan daratan tinggi yang mencakup dalam sebuah kawasan Taman Nasional Konservasi alam di bagian utara Aceh. Di dalamnya terdapat keanekaragaman hayati yang tak ternilai harganya. Menurut sebuah sumber data penelitian menyebutkan sedikitnya terdapat 300 spesies dari habitat burung, 87 spesies reptile dan amfibi serta tempat habitat kunci spesies gajah dan harimau sumatera. Ulu masen juga menjadi rumah terakhir bagi satwa langka yang hampir punah di muka bumi.

Dalam data menyebutkan keseluruhan kawasan ulu masen mencapai 738.856 hektar meliputi 6 wilayah adminitrasi diantaranya, Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat  , namun luas kawasan  tersebut dari tahun ke tahun semakin berkurang disebabkan pembukaan kawasan perkebunan dan pertambangan serta penebangan liar yang tak kunjung berhenti. Tak hanya itu satwa langka yang dilindungi juga terancam punah di habitatnya akibat dari pemburuan yang kemudian bagian tubuh satwa dijual secara illegal di pasar gelap.

Ulu masen juga menjadi penopang hidup dua juta penduduk Aceh. Bagaimana tidak, ulu masen menjadi tempat penyedia sumber air bersih dan penyedia air bagi pertanian, perkebunan, irigasi serta menjadi kawasan mencegah bencana tanah banjir dan tanah longsor. Selain itu kawasan tersebut juga menjadi kawasan penyedia oksigen bagi kehidupan manusia di muka bumi.

Lalu bagaimana jika kawasan tersebut rusak akibat ulah manusia?. Kehancuran dan bencana alam yang meluluhlantakkan harta benda bahkan nyawa sekalipun akan di depan mata. Untuk itu kawasan tersebut wajib kita jaga dan lestarikan demi keselamatan umat banyak dan keberlangsungan hidup manusia di muka bumi.

Dalam hal itu saya menyimpulkan untuk membuat sebuah aksi kampanye lingkungan melalui sebuah situs media online Ulumasen.com yang merupakan situs sosial peduli hutan untuk mengawal berbagai isu lingkungan.

Walau saya sadari bahwa untuk menyelamatkan kawasan hutan dan satwa tidaklah mudah dan cukup hanya dengan sebuah aksi yang kecil dalam kampanye lingkungan. Namun perlu juga kita sadari bersama untuk melakukan hal yang besar haruslah kita awali atau mulai dari hal yang kecil, karena tidak ada sesuatu yang besar tanpa ada yang kecil. Untuk itu saya mengajak pembaca dengan secara bersama-sama melakukan sebuah aksi nyata dalam hal apapun, bentuk apapun, sekecil apapun untuk menyelamatkan kawasan hutan dan lingkungan serta satwa langka yang terancam punah di muka bumi.

Karena hemat kata menyelamatkan hutan bukanlah kewajiban pemerintah atau sebagian orang saja, namun hal itu merupakan kewajiban dan tanggung jawab kita bersama, karena alam milik kita bersama dan menjadi warisan anak cucu kita kelak.

Salam Ulumasen.com

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

More in Fauna