Connect
To Top

Pencemaran Lingkungan Permasalahan Terbesar Dunia Saat ini

Pencemaran lingkungan terjadi didasari oleh ekologi manusia, ekplorasi sumberdaya alam untuk memenuhi kebutuhan manusia itu sendiri tanpa memperdulikan kelestarian alam sehingga fungsi ekologi alam terganggu. Hal tersebut akan menyebababkan ketidak harmonisan antara manusia dengan alam sehingga akan terganggu kehidupan manusia di bumi itu sendiri.

Pengaruh pencemaran lingkungan disebabkan oleh faktor manusia dan faktor alam itu sendiri. Faktor alam terjadi karena bencana alam seperti meletus gunung, banjir, tanah longsor dan sebagainya. Sedangkan faktor kegiatan manusia antara lain urbanisasi, pertumbuhan penduduk yang pesat, gaya hidup, perkembangan ekonomi dan industrisasi serta perang.

Jika kita kaji lebih jauh bencana alam datang juga ulah tangan manusia yang merusak alam. Kesimpulannya pengaruh alam karna manusia dan kembali ke manusia itu sendiri.

Saat ini perubahan iklam alam semakin kita rasakan dan menjadi masalah terbesar di dunia. Akan tetapi kadang kala semua itu seolah luput dari perhatian sebagian negara di dunia sehingga pencemaran di negara tersebut semakin besar.

Untuk diketahui semenjak akhir abad 18 pemanasan global meningkat dengan rata-rata hingga 0,4 – 0,8 derajat selcius

Sebuah sumber menyebutkan setidaknya terdapat lima negara paling tercemar di dunia diantaranya, Negara Qatar, emisi karbon per kapita di Negara Qatar merupakan yang tertinggi di dunia. Masyarakat Qatar menggunakan sumber daya bumi setara dengan 1,5 planet bumi per tahun.

Selain itu deretan kedua negara paling tercemar di dunia adalah Negara Kuwait, kurangnya infrastruktur angkutan umum di negara tersebut membuat warganya harus menggunakan kendaraan pribadi sebagai mobilitas sehari-hari, sehingga mengakibatkan emisi karbon meningkat tajam. Warga Kuwait memakai sumber daya bumi rata-rata 22 kali lipat lebih besar yang disediakan negara untuk per orang.

Uni Emirat Arab, negara Emirat arab menjadi negara pengekspor minyak terbesar keempat di dunia. Negara tersebut secara terbuka mendorong pembaruan persetujuan antar negara-negara industri untuk mendorong mengurangi emisi karbon, namun Dubai merupakan negara perbelanjaan terbesar di dunia dengan sebuah resor ski indoor, semua kebutuhan energi negara yang berpenduduk 1,5 juta orang bersumber dari pembakaran gas alam.

Denmark juga termasuk negara yang paling tercemar di dunia, bagaimana tidak, kebutuhan lahan pertanian di Denmark lebih tinggi dibanding negara lain. Banyaknya jumlah daging yang dimakan per kapita di Denmark membuat negara harus mengimpor gandum, sehingga warga Denmark harus mengambil 2 hektar tanah per orang atau 2,5 kali lipat lebih banyak tanah yang dimiliki negara Denmark.

Negara Amerika Serikat, gaya hidup orang Amerika lebih senang menggunakan kendaraan pribadi ketimbang menggunakan kendaraan umum, alhasil emisi karbon per kapita di negara tersebut meningkat tajam disebabkan tingginya penggunaan energi bahan bakar minyak.

Negara-negara lain juga termasuk tidak tertutup kemungkinan negara yang lingkungannya tercemar karena kebutuhan hidup menusia.

Pertanyaanya, apakah Indonesia dan negara lain menjadi salah satu negara penyumbang emisi karbon terbesar di dunia suatu saat nantinya?. semoga saja itu tidak terjadi!, kita harapkan semua negara di dunia ikut memerhatikan kelestarian alam dan lingkungan sehingga menjadi negara yang ramah akan lingkungan.

Perlu kita sadari bersama kelestarian lingkungan bukan saja negara, akankah semua itu sesuai kita bersama untuk menjaga alam, karena alam milik kita bersama. Catatan kecil ini dikitup dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Polutan